Kamis, Januari 8, 2026
Beranda blog

Pertama di Kaltara, Dinkes Kaltara Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi DBD di Desa Panca Agung, Kabupaten Bulungan

0

KAYANTARA.COM, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan “Sosialisasi Lintas Sektor dan Program Pemberian Vaksinasi DBD Provinsi Kaltara”, di Balai Pertemuan Umum Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Selasa (6/1).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinkes Kaltara yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuan Erenst Sukawatie, SKM, M.Si, dan narasumber dari Kemenkes Direktorat Penyakit Menular Dr. Agus Handito, SKM, M. Epid., dan KOMDA KIPI dr. Nor Hamidah, Sp. A, M.Kes.

Dalam kesempatan tersebut, Yuan Erenst menyampaikan Sosialisasi Vaksinasi DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Kaltara.

“Ini menjadi yang pertama kali kita laksanakan di Provinsi Kalimantan Utara,” kata Yuan Erenst.

Yuan Erenst menjelaskan Angka Kesakitan atau Incidence Rate/IR DBD Provinsi Kaltara yang seharusnya IR=10 per 100.000 penduduk namun dari presentase data di lapangan yaitu sebesar IR=96 per 100.000 penduduk.

Menurutnya hal ini sangat kontras dari indikator yang ditetapkan, sehingga Dinkes Kaltara menggagas untuk dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi DBD tahun 2026 ini.

“Kami dengan ketersediaan dana yang ada, kita melakukan vaksinasi DBD di Kaltara. Jadi kita fokuskan dulu di Kabupaten Bulungan sebagai pilot projek kita,” ucapnya.

Ia menuturkan hal ini perlu dilakukan setelah mendapat banyak pelajaran dari Provinsi Kalimantan Timur di Kota Balikpapan yang telah berhasil menurunkan angka pesakitan DBD sebesar 99 persen.

Selanjutnya, Kabid P2P Yuan Erenst menyebutkan sasaran vaksinasi DBD ini terdiri dari siswa kelas 3, 4 dan 6 Sekolah Dasar (SD) serta kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Sasarannya ini dilihat dari usia kasus yang banyak terjadi 40 persen di usia antara 5 sampai 15 tahun,” ujarnya.

Dia berharap melalui program vaksinasi ini dapat menurunkan angka penyakit DBD khususnya di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Dengan kegiatan vaksinasi ini akan menjadi acuan bersama untuk menurunkan angka penyakit DBD di kabupaten kota lainnya di Provinsi Kaltara

“Kami mengimbau masyarakat khususnya untuk orang tua dan dari berbagai narasumber tadi sudah dijelaskan bahwa vaksin DBD ini aman. Jadi jangan lagi ada keraguan dari orang tua atau penolakan terhadap pemberian vaksin ini,” kata Yuan Erenst.

“Vaksin DBD ini sangat membantu supaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk anak-anak sehingga bisa terhindar dari penularan penyakit DBD,” jelasnya.

Dinkes Kaltara bersama Dinkes Kabupaten Bulungan dijadwalkan akan melaksanakan vaksinasi DBD pada hari Kamis 8 Januari 2025, pukul 08.00 WITA di Sekolah MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Tanjung Palas Utara, Bulungan. (dkisp)

Kasatlantas Tarakan Imbau Sopir Truk Juata Laut Utamakan Keselamatan Berkendara

0

KAYANTARA.COM, TARAKAN– Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan. Salah satunya melalui kegiatan himbauan keselamatan berkendara yang menyasar para sopir truk di kawasan Juata Laut, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Tempat Pangkalan Parkir (TP2) sopir truk Juata Laut tersebut menyasar para pengemudi kendaraan angkutan barang yang setiap hari beroperasi di jalur padat aktivitas. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas.

Kasatlantas Polres Tarakan, AKP Rudika Harto Kanajiri menjelaskan, sopir truk memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di jalan raya, mengingat kendaraan yang mereka kemudikan memiliki ukuran dan beban yang besar. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang mutlak.

“Para sopir kami ingatkan agar tertib berlalu lintas, tidak ugal-ugalan, menjaga jarak, menggunakan kecepatan sesuai ketentuan, serta tidak parkir di bahu jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan lain,” ujarnya.

Selain itu, para pengemudi juga dihimbau agar selalu menutup bak truk menggunakan terpal saat mengangkut material. Hal ini untuk mencegah muatan tercecer di jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan tanda pada barang atau material yang diangkut, seperti kain atau plastik yang menjolok ke luar, agar pengendara di belakang dapat lebih waspada dan menjaga jarak aman.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satlantas juga mengingatkan para sopir agar memastikan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan, yakni SIM BI atau BII untuk kendaraan angkutan berat.

Tidak hanya itu, faktor keselamatan pribadi pengemudi juga menjadi perhatian. Para sopir dihimbau untuk tidak merokok saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebagai bagian dari edukasi, petugas turut membagikan brosur terkait over dimension dan over load kepada para sopir truk, guna menambah pemahaman tentang batasan muatan dan dimensi kendaraan yang aman dan sesuai aturan.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah personel Satlantas Polres Tarakan, di antaranya Kanit Kamsel IPTU Priyati Ningsih Nasir, Kanit Regident IPTU Anita Susanti Kalam, serta Bripda Irfan P, bersama para sopir truk Juata Laut yang hadir dalam kegiatan tersebut. (*)

Berikut 5 Fungsi ASN yang Harus Dijalankan pada Layanan Publik

0

KAYANTARA.COM, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal dalam acara “Coffee Morning Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun 2026” yang digelar di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (5/1).

“Pahami alur birokrasi dimana Bapak Ibu berada, artinya laksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,” ucap Gubernur Zainal.

Ia menegaskan, ASN memiliki lima fungsi yang harus dijalankan, pertama ASN sebagai pelaksana kebijakan publik; kedua ASN sebagai pelayan publik.

Lalu ketiga, ASN sebagai perencanaan dan penggerak pembangunan; keempat, ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan kelima, ASN sebagai agen perubahan (Agent of Change).

Dengan lima fungsi tersebut, Gubernur berharap ASN dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik kendati memiliki keterbatasan dari sisi alokasi anggaran, ketersediaan infrastruktur, daya saing sumber daya manusia dan kesulitan geografis di wilayah Kaltara.

“Kita sebagai ASN adalah pelayan masyarakat, perangkat daerah yang ada adalah institusi yang bertugas untuk mencarikan solusi bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Zainal mengingatkan penyelenggaraan administrasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, rapi, terdokumentasi dan dipublikasi sesuai ketentuan.

“Mari kita laksanakan pelayanan publik dan pembangunan dengan baik untuk masyarakat Kaltara,” pungkasnya. (dksip)

Bupati Ibrahim Ali Kukuhkan Pembina dan Pengurus Posyandu se-Tana Tidung, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Tekan Stunting

0


KAYANTARA.COM, ‎TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung resmi mengukuhkan Pembina dan pengurus Posyandu mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

‎Pengukuhan dipimpin langsung Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, yang menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya memperkuat penerapan enam standar pelayanan minimum (SPM) dalam pelayanan dasar kepada masyarakat.

‎Kepada media, Bupati Ibrahim Ali menekankan bahwa Posyandu tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan lintas sektor.
‎ Menurutnya, penguatan kelembagaan Posyandu harus disinergikan dengan program pemerintah lainnya.

‎“Di dalam Posyandu ada kolaborasi pendidikan, sosial, kesehatan, hingga PUPR. Semua program harus disinergikan. Ujungnya jelas: meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

‎Bupati menjelaskan bahwa seluruh kerja lintas sektor tersebut bermuara pada isu besar yang terus menjadi perhatian daerah, yakni penanganan stunting.

‎“Kita berbicara tentang bagaimana memberikan edukasi makanan bergizi, hidup sehat, pola asuh yang baik, hingga memastikan kondisi lingkungan tempat tinggal yang layak. Makanya PUPR, Cipta Karya, perumahan dan permukiman juga terlibat. Semuanya berkaitan,” ujarnya.

‎Dengan pengukuhan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa program Posyandu tidak hanya berjalan secara rutin, tetapi juga memiliki landasan organisasi yang kuat.

‎“Program Posyandu sebenarnya sudah berjalan sejak lama. Hari ini kita hanya mematenkan kelembagaannya, supaya ada payung hukum dan dasar yang jelas untuk bekerja lebih aktif,” tambahnya.

‎ Bupati Ibrahim Ali menyampaikan harapan agar mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

‎“Ini amanah. Laksanakan dengan totalitas, karena ini bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang kita cintai. Anggap ini sebagai amal jariah, tanpa berharap macam-macam,” tutupnya.

‎Dengan penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Tana Tidung optimistis upaya peningkatan kualitas layanan Posyandu dapat semakin optimal, terutama dalam menekan angka stunting dan mewujudkan masyarakat yang sehat serta berdaya.(adi)


HUT ke-54 Korpri di Tana Tidung: Sekda H. Hersonsyah Ajak ASN  Terus Berinovasi 

0


‎KAYANTARA.COM, TANA TIDUNG — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan RTH H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, Senin (1/12/2025).

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung, H. Hersonsyah, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan resmi Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. DR.Zudan Arif Fakrulloh, S.H.‎Dalam amanat tersebut, Ketua Umum Korpri menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi selama 54 tahun dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

‎ “Terima kasih atas dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan lebih dari setengah abad. Selamat ulang tahun ke-54 kepada seluruh anggota Korpri di mana pun bertugas,” demikian amanat yang dibacakan Sekda H. Hersonsyah.

‎Peringatan tahun ini mengangkat tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju.” Tema tersebut menekankan pentingnya soliditas, integritas, dan profesionalitas ASN sebagai motor birokrasi yang bersih dan efektif.

‎Ketua Umum Korpri menegaskan bahwa kesejahteraan, netralitas, dan kemandirian ASN merupakan pilar penting yang harus dijaga agar pelayanan publik tetap berjalan optimal di seluruh pelosok Indonesia.

‎Dalam sambutan yang dibacakan, para ASN didorong menjadi garda terdepan transformasi digital pemerintahan. Teknologi diharapkan dimanfaatkan untuk mempercepat pelayanan dan memperkuat transparansi.

‎Ketua Umum Korpri juga menyoroti pentingnya implementasi UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan etika aparatur negara serta mengawal pelaksanaan APBN dan APBD agar lebih efektif.

‎Momentum HUT ke-54 Korpri juga menjadi ajang konsolidasi nasional melalui Delapan Tekad Kesiapsiagaan Korpri, mulai dari memperkuat persatuan, menjunjung integritas, meningkatkan kompetensi, hingga mengawal reformasi birokrasi dan mencegah kebocoran anggaran.

‎Seluruh ASN juga diajak untuk aktif membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.

‎Dalam penutup sambutannya, Ketua Umum Korpri mengajak anggota Korpri untuk terus berinovasi dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

‎“Korpri harus kompak, solid, satu suara, dan satu langkah dalam memperjuangkan pelayanan publik dan kemajuan bangsa. Korpri setia hingga akhir,” tegasnya.
‎Acara ditutup dengan penyerahan Satyalencana Karya Satya 10 tahun, 20 dan 30 tahun dari Presiden Prabowo. (adi)

Festival Tari Kreasi Daerah Se-Kaltara 2025 Berakhir dengan Meriah, Bupati Janjikan Gelaran Lebih Besar Tahun Depan

1

KAYANTARA.COM, TANA TIDUNG – Gelaran Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman Kalimantan Utara 2025 resmi berakhir pada Kamis malam (27/11/2025). ‎

‎Penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, dan berlangsung dalam suasana yang meriah.‎

‎Ratusan penonton dari berbagai daerah di Kaltara hadir memadati lokasi, mulai dari peserta, pelatih, pegiat seni, hingga tamu undangan. ‎

‎Kehadiran Charly van Houten sebagai bintang tamu membuat malam penutupan semakin semarak.‎ ‎Dalam acara tersebut, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan festival yang digelar sejak 21 November itu.

‎ Ia menilai kegiatan seni budaya seperti ini memiliki peran besar dalam menjaga karakter dan identitas masyarakat Kalimantan Utara.‎ ‎“Festival ini bukan hanya tentang menampilkan tari kreasi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan dan merawat budaya yang menjadi warisan daerah,” ujarnya.

‎Menurutnya, ragam pertunjukan yang dihadirkan para peserta menggambarkan kekayaan cerita, alam, dan tradisi masyarakat pesisir maupun pedalaman. Ia menilai kreativitas para seniman muda semakin berkembang dan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.‎

‎Meski tetap mempertimbangkan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berkomitmen menjaga keberlanjutan kegiatan seni dan budaya sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan daerah. Bupati menilai sektor budaya mampu memberi efek positif terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif.

‎“Kebudayaan adalah kekuatan, dan dari sanalah kita membangun identitas daerah,” tegasnya.‎ ‎Di akhir sambutan, Ibrahim Ali memastikan bahwa festival ini akan kembali digelar pada tahun 2026. Ia menjanjikan penyelenggaraan yang lebih besar, termasuk peningkatan hadiah dan mendatangkan artis nasional lainnya.‎

‎Dengan penutupan tersebut, Tana Tidung kembali berhasil menyelenggarakan salah satu agenda budaya terbesar di Kalimantan Utara, memperlihatkan semangat kebersamaan dan kreativitas yang kuat di tengah masyarakat.(adi)

Charly van Houten Gemparkan Malam Penutupan Festival Tari Kreasi Daerah 2025

1
MERIAH: Charly Van Houten tampil memukau di malam penutupan Festival Tari Kreasi Daerah 2025 se-Kaltara di Tana Tidung.

KAYANTARA.COM, TANA TIDUNG – Penutupan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara 2025 berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, Kamis malam (27/11/2025).

Setelah Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali secara resmi menutup kegiatan, ribuan masyarakat langsung dihibur oleh penampilan spektakuler artis ibu kota Charly Van Houten.

Mantan vokalis Setia Band itu sukses mengajak masyarakat Tana Tidung bergoyang dan bernyanyi bersama. Charly membawakan deretan lagu-lagu hits seperti Isabella, Asmara, Biar Aku Jatuh Cinta, Cari Pacar Lagi, serta beberapa lagu populer lainnya. Suasana kian pecah ketika penonton antusias berjoget mengikuti irama.

Euforia penonton mencapai puncaknya saat pesta kembang api menghiasi langit Tideng Pale sebagai penutup rangkaian Festival Tari Kreasi 2025 yang tahun ini berlangsung meriah dan hangat.(adi)

Perusahaan ‎China Lirik Pelabuhan Bebatu Tana Tidung

1
‎Kepala Dishub Tana Tidung M. Arief Prasetiawan

KAYANTARA.COM, TANA TIDUNG — Rencana investasi perusahaan China State Construction (CSC) untuk pengembangan Pelabuhan Bebatu mulai menunjukkan progres.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung (KTT), M. Arief Prasetiawan, mengatakan keseriusan perusahaan kontruksi tersebut ditunjukkan dengan adanya progres lanjutan berupa surat dari Pemprov Kaltara untuk Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.

‎“Pemprov yang bersurat ke Bupati. Ini terkait tahap lanjutan, yaitu rencana pertemuan teknis pihak perusahaan dengan bupati. Jadwalnya yang masih kami tunggu,” jelas Arief.

‎Arief menegaskan, Bupati menyambut baik minat investasi tersebut, karena dinilai dapat menjadi solusi pembangunan daerah.
‎ Namun diharapkan tidak hanya pada pelabuhan tapi juga akses jalannya.

‎“Kalau memang serius, tidak hanya pelabuhan yang dibahas, tetapi juga akses jalannya. Ini nanti akan dibicarakan lebih teknis,” ujarnya.

‎Sambil menunggu tahapan pertemuan dengan investor, Pemkab KTT bersama BPKP tengah menyiapkan skema operasional minimalis untuk memanfaatkan sarana prasarana (sarpras) pelabuhan yang sudah ada.

‎“Besok saya bersama BPKP akan bertemu Kementerian Perhubungan membahas skema minimalis memanfaatkan sarpras yang ada sekarang. Jadi meskipun masih berupa dermaga, kami kaji apa saja yang dibutuhkan untuk mengoperasionalkan Pelabuhan Bebatu,” kata Arief.

‎Tahun ini, kegiatan Pemkab bersama BPKP melakukan justifikasi teknis mengingat pelabuhan sudah lama belum difungsikan.
‎Pemeriksaan terkait kondisi sarpras, atau uji ulang struktur dermaga, hingga perhitungan kebutuhan operasional.

‎“Target kami tahun depan pelabuhan sudah bisa beroperasi. Mau menggunakan skema minimalis atau melalui skema investor, mana yang paling memungkinkan. Yang penting bupati sepakat dan sangat mendukung untuk kemajuan KTT,” tambahnya.

‎Arief menjelaskan, ketertarikan CSC tak lepas dari kebutuhan logistik proyek kawasan energi yang sedang dibangun PT KHE, PLTA di Malinau, yang selama ini terkendala akses.

‎Pelabuhan Bebatu dinilai dapat menjadi solusi untuk memperlancar arus logistik yang selama ini melalui jalur terbatas dan tidak maksimal.Tidak hanya untuk Malinau tapi juga kabupaten sekitar.

‎“Perusahaan China ini berkaitan dengan PT KHE PLTA di Malinau. Mereka melihat Pelabuhan Bebatu bisa memfasilitasi arus logistik yang selama ini terbatas. Semoga ini menjadi solusi,” tutup Arief.

‎Di beberapa kesempatan Bupati Ibrahim Ali menyatakan konsen terhadap pembangunan pelabuhan Bebatu. Jika memungkinkan pengoperasian pelabuhannya segera dilakukan. .
‎”Kita berharap pelabuhan Bebatu sesegara mungkin bisa beroperasi sebagai upaya meningkatkan ekonomi Tana Tidung,” ujarnya.(adi)




Wagub Ingkong Ala Usulkan RS Tipe B Tanjung Selor ke DPR RI

1

KAYANTARA.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menyambangi Kompleks DPR RI di Senayan, Kamis (27/11/2025), untuk mengajukan usulan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe B di Tanjung Selor.

Wagub hadir bersama jajaran Pemprov Kaltara, termasuk Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Rombongan diterima anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, yang membidangi sektor kesehatan, ketenagakerjaan dan kependudukan serta jaminan sosial.

Ingkong Ala menjelaskan bahwa Kaltara saat ini hanya memiliki satu RS Tipe B yang berada di Kota Tarakan.

Kondisi itu menyebabkan tingginya beban pelayanan karena rumah sakit tersebut menjadi rujukan bagi lima kabupaten/kota, bahkan hingga ke wilayah Kalimantan Timur.

Ia menegaskan RS Tipe B tambahan di ibu kota provinsi diperlukan untuk mengurai kepadatan layanan.

“Dengan penambahan satu RS Tipe B di ibu kota provinsi, kita bisa mengurai kepadatan pasien yang saat ini terjadi,” kata Wagub Ingkong Ala.

Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan seluas 11 hektar di Tanjung Selor, termasuk rencana pembangunan layanan kesehatan jiwa di dalam kompleks tersebut.

Menanggapi usulan itu, Irma Suryani menyatakan dukungan, namun mengingatkan adanya keterbatasan anggaran fisik pada 2026.

“Untuk 2026 tidak ada DAK pembangunan fisik. Anggaran difokuskan pada pemenuhan alat kesehatan bagi rumah sakit yang sudah ada. Tapi bukan berarti tidak mungkin diakomodir melalui APBN Perubahan,” ujar politikus NasDem itu.

Irma meminta Pemprov Kaltara tetap optimistis. Ia menilai kebutuhan RS Tipe B di Tanjung Selor mendesak dan berpotensi diprioritaskan dalam APBN Perubahan 2026 atau APBN 2027.

“Usulan Wagub ini saya terima dan akan terus saya kawal kepada mitra kerja Komisi IX, dalam hal ini Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Di akhir pertemuan, Wagub Ingkong Ala menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan RS Tipe B demi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Kaltara. (dkisp)

Polda Kaltara Musnahkan Sabu 4,5 Kg ke Dalam Parit

1

KAYANTARA.COM, TANJUNG SELOR – Sebanyak 4,5 kilogram lebih sabu hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara dimusnahkan pada hari ini Rabu 26 November, Pemusnahan dilakukan setelah barang bukti itu diamankan dari seorang residivis narkoba yang diduga kuat menjadi kurir jaringan internasional.

Sabu tersebut dikemas dalam bungkus bertulisan China dan rencananya akan di bawa ke Samarinda lalu ke titik akhir pulau Sulawesi. Kendati rencananya tersangka residivis gagal, barang haram itu diketahui pihak kepolisian dan diamankan lalu BB dimusnahkan dengan cara dilarutkan lalu di buang ke dalam parit yang berada di Makopolda Kaltara.

Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Andries Hermanto memimpin langsung proses pemusnahan. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen Polda Kaltara dalam memberantas peredaran narkotika.

“Pemusnahan bukan hanya prosedur hukum, tapi juga bentuk transparansi kami kepada publik,” ujarnya.

Barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan kasus selama November dan telah mendapat penetapan pemusnahan dari Kejaksaan Negeri Bulungan.

Sebelum dimusnahkan, sabu sudah diuji dilaboratorium forensik cabang Surabaya dengan hasil positif metanfetamina, selain itu sebelum dimusnahkan kembali Dinas Kesehatan lakukan pengecekan ulang terhadap BB dan terbukti mengandung metamfetamina. Proses pemusnahan disaksikan tokoh masyarakat, mahasiswa, media, kejaksaan, dan instansi terkait.

“Tidak ada ruang bagi pelaku narkoba. Kami berharap dukungan masyarakat dan semua pihak untuk menjaga Kaltara dari ancaman narkoba,” tegas Wakapolda.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kaltara Kombespol Ronny Try Prasetyo membeberkan proses penangkapan pelaku. Tersangka awalnya terdeteksi di salah satu pulau di wilayah Bulungan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.

Saat akan ditangkap, tersangka kabur dan terjadi pengejaran hingga akhirnya ia berhasil diamankan di Kabupaten Berau.
Tersangka diketahui merupakan residivis narkoba di Nunukan dan berperan sebagai kurir.

Sabu yang dibawanya disebut berasal dari jaringan internasional dan direncanakan akan diteruskan menuju Samarinda, lalu ke Sulawesi. (*)