Hasan Basri Imbau Masyarakat dan Aparat Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi

KAYANTARA.COM, JAKARTA – Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri, mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi di tengah meluasnya aksi unjuk rasa di Indonesia.

Ia menekankan bahwa meskipun menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, aksi tersebut harus berlangsung damai dan tidak berakhir anarkis.

“Saya memahami aspirasi yang disampaikan masyarakat. Namun, jangan sampai aksi yang seharusnya damai malah berubah menjadi kerusuhan,” ujar Hasan Basri, mengingatkan warga agar tidak termakan provokasi.

Hasan Basri menegaskan, tindakan anarkis hanya akan memperburuk situasi dan merugikan masyarakat secara luas. Ia mencontohkan, kerusuhan dapat merusak fasilitas umum, menghambat aktivitas ekonomi, serta mengganggu transportasi dan mata pencaharian warga.

“Paling dirugikan adalah masyarakat. Pedagang tidak bisa berjualan, transportasi terganggu, bahkan pekerja sulit pulang. Untuk itu, saya minta semua pihak menahan diri,” tegasnya.

Tak hanya kepada massa, Hasan Basri juga mengingatkan aparat keamanan untuk tidak bertindak represif dalam menghadapi unjuk rasa. Ia meminta aparat memperlakukan massa aksi dengan humanis.

“Massa pendemo adalah saudara kita sebangsa, anak-anak kita. Jangan sampai ada yang terluka, apalagi meninggal dunia,” tuturnya.

Terakhir, Hasan Basri menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, serta masyarakat lain yang terluka dalam insiden demonstrasi ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here