KAYANTARA.COM, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan “Sosialisasi Lintas Sektor dan Program Pemberian Vaksinasi DBD Provinsi Kaltara”, di Balai Pertemuan Umum Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Selasa (6/1).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinkes Kaltara yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuan Erenst Sukawatie, SKM, M.Si, dan narasumber dari Kemenkes Direktorat Penyakit Menular Dr. Agus Handito, SKM, M. Epid., dan KOMDA KIPI dr. Nor Hamidah, Sp. A, M.Kes.
Dalam kesempatan tersebut, Yuan Erenst menyampaikan Sosialisasi Vaksinasi DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Kaltara.
“Ini menjadi yang pertama kali kita laksanakan di Provinsi Kalimantan Utara,” kata Yuan Erenst.
Yuan Erenst menjelaskan Angka Kesakitan atau Incidence Rate/IR DBD Provinsi Kaltara yang seharusnya IR=10 per 100.000 penduduk namun dari presentase data di lapangan yaitu sebesar IR=96 per 100.000 penduduk.
Menurutnya hal ini sangat kontras dari indikator yang ditetapkan, sehingga Dinkes Kaltara menggagas untuk dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi DBD tahun 2026 ini.
“Kami dengan ketersediaan dana yang ada, kita melakukan vaksinasi DBD di Kaltara. Jadi kita fokuskan dulu di Kabupaten Bulungan sebagai pilot projek kita,” ucapnya.
Ia menuturkan hal ini perlu dilakukan setelah mendapat banyak pelajaran dari Provinsi Kalimantan Timur di Kota Balikpapan yang telah berhasil menurunkan angka pesakitan DBD sebesar 99 persen.
Selanjutnya, Kabid P2P Yuan Erenst menyebutkan sasaran vaksinasi DBD ini terdiri dari siswa kelas 3, 4 dan 6 Sekolah Dasar (SD) serta kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Sasarannya ini dilihat dari usia kasus yang banyak terjadi 40 persen di usia antara 5 sampai 15 tahun,” ujarnya.
Dia berharap melalui program vaksinasi ini dapat menurunkan angka penyakit DBD khususnya di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Dengan kegiatan vaksinasi ini akan menjadi acuan bersama untuk menurunkan angka penyakit DBD di kabupaten kota lainnya di Provinsi Kaltara
“Kami mengimbau masyarakat khususnya untuk orang tua dan dari berbagai narasumber tadi sudah dijelaskan bahwa vaksin DBD ini aman. Jadi jangan lagi ada keraguan dari orang tua atau penolakan terhadap pemberian vaksin ini,” kata Yuan Erenst.
“Vaksin DBD ini sangat membantu supaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk anak-anak sehingga bisa terhindar dari penularan penyakit DBD,” jelasnya.
Dinkes Kaltara bersama Dinkes Kabupaten Bulungan dijadwalkan akan melaksanakan vaksinasi DBD pada hari Kamis 8 Januari 2025, pukul 08.00 WITA di Sekolah MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Tanjung Palas Utara, Bulungan. (dkisp)

