
KAYANTARA.COM, BULUNGAN – PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) memulai pengeboran eksplorasi Sumur Tingkilan-001 (TKLN-001) di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada 2 Oktober 2026.
Pengeboran ini merupakan bagian dari program eksplorasi PHE LPB di Wilayah Kerja (WK) Maratua untuk menguji potensi hidrokarbon pada Formasi Menumbar. Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan kajian geologi dan data bawah permukaan sebagai upaya menemukan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) baru.
Pengeboran Sumur Tingkilan-001 dilakukan secara vertikal menggunakan Rig PDSI #21.2 dengan kapasitas 700 HP. Sumur ini ditargetkan mencapai kedalaman akhir 1.574 meter measured depth (mMD) atau 1.554 meter true vertical depth subsea (mTVDSS).
Manager Drilling Zona 10, Muhdi Rizal, mengatakan kegiatan eksplorasi menjadi langkah strategis perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
“Kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya migas baru dan menjaga keberlanjutan produksi perusahaan. Melalui kegiatan eksplorasi Tingkilan-001, kami berharap dapat menambah cadangan migas yang akan berkontribusi bagi ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia,” ujar Rizal.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan pengeboran, PHE LPB sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar wilayah kegiatan eksplorasi.
Sosialisasi tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mangkupadi.
Melalui kegiatan ini, perusahaan menyampaikan informasi mengenai rencana dan perkembangan eksplorasi, termasuk aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat membangun pemahaman bersama sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Manager Exploration Planning & Operation Regional 3, Theodorus Rendhi, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut.
“Dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan eksplorasi Tingkilan-001 dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat bagi wilayah sekitar. Kami juga terus membuka ruang komunikasi agar setiap tahapan kegiatan dapat dipahami bersama,” kata Rendhi.
Sementara itu, perwakilan Kecamatan Tanjung Palas Timur yang hadir mewakili camat menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan eksplorasi Sumur Tingkilan-001. Pemerintah kecamatan berharap komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga selama kegiatan berlangsung.
Selain menjalankan kegiatan operasional, PHE LPB juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan memberikan bantuan kepada 20 anak yatim dan dhuafa di Desa Mangkupadi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama pemerintah setempat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mangkupadi.
Melalui pelaksanaan pengeboran eksplorasi Sumur Tingkilan-001 yang didukung komunikasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan, PHE LPB berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman dan selamat serta mencapai target yang telah ditetapkan.
Upaya eksplorasi ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar perusahaan dalam mencari potensi sumber daya migas baru untuk mendukung keberlanjutan pasokan energi nasional. (*)


