Kamis, November 5, 2026
BerandaKaltaraBulunganRUMPUTKU Hadir, UPTD Perikanan Kaltara Perluas Akses Informasi Digital bagi Pembudidaya Rumput...

RUMPUTKU Hadir, UPTD Perikanan Kaltara Perluas Akses Informasi Digital bagi Pembudidaya Rumput Laut

KAYANTARA.COM, TANJUNG SELOR– Upaya meningkatkan pelayanan informasi bagi pembudidaya rumput laut di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai diperkuat melalui inovasi digital RUMPUTKU (Ruang Informasi Rumput Laut Terpadu). Platform yang dikembangkan UPTD Perikanan Budidaya Laut dan Payau Provinsi Kaltara ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi budidaya, bantuan pemerintah, teknologi, hingga perkembangan harga dan pasar.

Inovasi tersebut menjadi langkah untuk menjawab kebutuhan informasi di sektor budidaya rumput laut yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian masyarakat pesisir Kaltara.

RUMPUTKU digagas Baharuddin L., Kepala UPTD Perikanan Budidaya Laut dan Payau Provinsi Kaltara, sebagai Project Leader dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IX Provinsi Kaltara Tahun 2026.

Implementasi aksi perubahan tersebut berlangsung selama lima minggu, mulai 14 September hingga 17 Oktober 2026. Berdasarkan laporan pelaksanaan, sebanyak 17 kegiatan berhasil dilaksanakan dan terdokumentasi.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, RUMPUTKU memanfaatkan empat kanal digital, yakni WhatsApp melalui saluran Rumputku26kaltara, Facebook Rumputku26kaltara, TikTok @rumputku_kaltara, serta YouTube @rumputku-26-kaltara.

WhatsApp dan Facebook difungsikan sebagai sarana komunikasi serta penyampaian informasi secara cepat dan interaktif. Sementara TikTok dan YouTube dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi melalui konten visual dan audiovisual agar lebih mudah dipahami dan menjangkau masyarakat luas.

Pengembangan platform ini didukung besarnya potensi sektor rumput laut di Kaltara. Data dalam laporan implementasi mencatat luas areal budidaya mencapai 13.131 hektare, dengan 1.669 pembudidaya yang tergabung dalam 54 kelompok.

Pada 2025, produksi rumput laut Kaltara tercatat mencapai 214.086,17 ton dalam bentuk basah dan 28.180,73 ton dalam bentuk kering.

Besarnya potensi tersebut membutuhkan dukungan informasi yang akurat, mudah diakses, dan diperbarui secara berkala. Sebab, informasi mengenai kualitas bibit, teknologi budidaya, penanganan hama dan penyakit, hingga harga serta akses pasar menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan usaha pembudidaya.

Melalui RUMPUTKU, informasi yang disiapkan mencakup data pembudidaya dan kelompok, ketersediaan bibit, distribusi bantuan, sarana dan prasarana, teknologi budidaya, penanganan hama dan penyakit, informasi harga, akses pasar, program pemerintah, hingga dokumentasi dan monitoring kegiatan.

Untuk menjaga kualitas informasi, setiap data yang akan dipublikasikan terlebih dahulu melalui proses inventarisasi dan validasi. Langkah ini ditujukan agar informasi yang diterima masyarakat memiliki ketepatan, konsistensi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam tahap implementasi, pengembangan RUMPUTKU juga melibatkan komunikasi langsung dengan kelompok pembudidaya. Di antaranya identifikasi kebutuhan informasi bersama Kelompok Berkah Laut dan Berkah Bersama, serta sosialisasi dan pendampingan penggunaan kanal media sosial kepada Kelompok Selada Laut.

Dukungan terhadap inovasi ini turut dihimpun dari sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Perikanan Kota Tarakan, Kelurahan Mamburungan, dan Kecamatan Tarakan Timur.

Ke depan, RUMPUTKU diarahkan tidak hanya menjadi saluran penyebaran informasi, tetapi juga dikembangkan untuk memperkuat integrasi data pembudidaya, menyediakan referensi harga dan pasar, serta mendukung monitoring dan evaluasi kegiatan budidaya rumput laut.

Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pola penyampaian informasi secara manual, mempercepat pelayanan, sekaligus membantu pembudidaya memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam menentukan langkah usaha.

Namun, keberhasilan RUMPUTKU tidak cukup hanya diukur dari tersedianya empat kanal digital dan terlaksananya kegiatan selama masa implementasi.

Konsistensi pembaruan data, keakuratan informasi harga dan pasar, serta pemanfaatan platform secara aktif oleh kelompok pembudidaya menjadi faktor penting agar inovasi tersebut memberikan manfaat nyata.

Melalui RUMPUTKU, UPTD Perikanan Budidaya Laut dan Payau Provinsi Kaltara mendorong transformasi pelayanan informasi sektor perikanan budidaya yang lebih proaktif, kolaboratif, dan berbasis data.

Tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi ini tetap berjalan dan berkembang menjadi layanan publik digital yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pembudidaya rumput laut di Kaltara. (*)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments