Sabtu, Oktober 3, 2026
BerandaParlemenRahmawati Usulkan Pembangunan RSJ Khusus dan Perbaikan Fasilitas Kesehatan Kaltara ke Wamenkes

Rahmawati Usulkan Pembangunan RSJ Khusus dan Perbaikan Fasilitas Kesehatan Kaltara ke Wamenkes

KAYANTARA.COM, JAKARTA — Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Rahmawati Zainal, mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) khusus di Kaltara kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Usulan itu disampaikan Rahmawati kepada Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, bersama dengan usulan perbaikan fasilitas rumah sakit dan penguatan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.

Rahmawati mengatakan, Kaltara hingga kini belum memiliki kompleks RSJ yang berdiri sendiri. Pelayanan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih sangat bergantung pada ruang atau bangsal di rumah sakit umum.

“RS Jusuf SK satu-satunya RS yang merawat pasien jiwa di Kaltara. Pasien ODGJ yang mendapatkan penanganan di Kaltara tidak hanya berasal dari Tarakan, tetapi juga dari sejumlah daerah lainnya,” kata Rahmawati, Sabtu (3/10/2026).

Rahmawati mengungkapkan, kondisi itu membuat pelayanan rehabilitasi jangka panjang bagi pasien pasca-akut belum dapat dilakukan secara maksimal. Padahal, pasien ODGJ tertentu membutuhkan penanganan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Selain itu, pasien yang ditangani di RSUD dr. H. Jusuf SK, Tarakan, juga berasal dari wilayah lain di Kaltara, termasuk pasien ODGJ dalam kasus deportasi pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia melalui Nunukan.

“Termasuk pasien ODGJ yang berasal dari kasus deportasi PMI dari Malaysia di Nunukan dan mendapatkan penanganan di Kaltara. Karena itu kita mengusulkan adanya pembangunan rumah sakit khusus ODGJ, sehingga penanganannya bisa lebih baik,” ujarnya.

Rahmawati juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan Kaltara. Menurutnya, kondisi geografis dan akses antardaerah menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan.

“Fasilitas kesehatan di perbatasan juga menjadi perhatian kita. Masyarakat di wilayah perbatasan harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan tidak kesulitan ketika membutuhkan layanan medis,” tuturnya.

Rahmawati menambahkan, usulan pembangunan RSJ khusus, perbaikan fasilitas rumah sakit dan penguatan layanan kesehatan di perbatasan itu mendapat respon positif Wamenkes, Benjamin Paulus Octavianus

“Kita sudah menyampaikan ini kepada Kementerian Kesehatan dan Wamenkes. Harapannya, usulan tersebut bisa ditindaklanjuti. Pak Wamenkes memberikan respons positif dan akan berkunjung ke Kaltara,” pungkasnya.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments